Salam,
selamat datang di kusuma-ruslan.com
situs ini dikhususkan bagi para investor dan businessman untuk saling kenal, saling bertukar informasi & membangun komunitas
selamat menikmati semua fitur yang disediakan
Kusuma Ruslan
Salam,
selamat datang di kusuma-ruslan.com
situs ini dikhususkan bagi para investor dan businessman untuk saling kenal, saling bertukar informasi & membangun komunitas
selamat menikmati semua fitur yang disediakan
Kusuma Ruslan
seperti Tuhan, Bursa menolong orang yang mau menolong dirinya sendiri
tetapi tidak seperti Tuhan, Bursa tidak memberi ampun kepada orang yang tidak tahu apa yang mereka lakukan
MENGELOLA UANG ADALAH KEHARUSAN
banyak orang yg saking rohaninya sampai anti berbicara tentang keuangan berdasarkan firman TUHAN. menurut saya hal ini malahan berarti tidak mengajarkan keseluruhan firman TUHAN.
baru2 ini saya baca buku Robrt T Kiyosaki & baru sadar banget bahwa banyak hal yang diajarkan oleh bung Robert adalah Based on the Bible.
sebagai contoh orang membaca ayat di bawah ini dari sisi rohani tok, tapi saya mau coba bahas di sisi kehidupan real, tentang keuangan.
ayat tersebut tertulis dengan jelas bahwa yang dibicarakan adalah tentang HARTA & UANG.
Matius 25:14-30
“Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
Hamba yang menerima dua talenta itu pun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.”
sebagian orang mengartikan “talenta” sebagai bakat, tetapi sekarang ini saya mau mengartikannya secara real “duit”
jika kita bahas sungguh2, maka di ayat itu bagi kita orang Kristen, mengelola uang adalah KEHARUSAN, jika tidak maka TUHAN akan meminta pertanggungjawabannya.
entah kita adalah pegawai, pedagang, atau investor, kita punya income. bahkan anak2 juga punya income, yaitu uang jajan dari orang tuanya.
apapun juga income kita itu, kita wajib mengelolanya.
tertulis di situ jika kita tidak pandai mengelola uang, berikan kepada yang mengelola uang supaya ada bunganya, yang paling cocok sekarang ini adalah BANK.
dulu saya tidak mengerti artinya “Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”
setelah baca CASHFLOW QUANDRANTnya Robert saya baru mengerti, dan memang ayat itu 100% kenyataan.
“mempunyai” di ayat tersebut bisa diartikan “mempunyai kemampuan mengelola keuangan”
saya lihat dengan nyata bagaimana orang2 di sekitar saya yang punya penghasilan kurang lebih sama, yang satu berkecukupan, yang satu lagi berkekurangan.
yang satu mengelola uangnya dengan baik, menabung, investasi dll sehingga jadi makin berkecukupan
yang satu lagi tidak mengelola dengan baik, habiskan dengan clubing, beli ini itu yg di”INGIN”kan, keinginannya begitu tidak terkendali sehingga hutang kartu kredit sangat besar + hutang sana sini, akhirnya dikejar2 tukang tagih.
kebanyakan dari kita tahu bahwa kita tidak bisa menjadi hamba TUHAN dan hamba uang, harus pilih salah satu. yg kebanyakan dari kita tidak tahu adalah kalau seseorang sudah terbelit hutang maka sesungguhnya orang itu sudah menjadi hamba uang.
Ibrani 13:5
Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
INVESTASI KEPADA ORANG YANG TEPAT, DI TEMPAT YANG TEPAT
kebanyakan dari kita melihat ayat di atas dari sudut pandang si hamba, tetapi coba lihat ulang, kali ini dari sudut pandang si tuan. maka Anda akan melihat pelajaran investasi yang dahsyat.
yang pertama harus kita ketahui adalah si tuan punya uang lebih daripada 8 talenta, dia punya kota2.
kita mungking tidak punya kota2, tetapi kita punya penghasilan.
pelajarannya adalah jangan langsung investasi besar2an, test dulu kecil-kecilan.
orang yg lulus tes kecil2an boleh dikasih kesempatan untuk kelola yang lebih besar, orang yg tidak lulus test kecil2an, lupakan, jangan investasi lebih banyak lagi pada orang itu.
berikut juga adalah pengajaran Yesus tentang investasi.
Matius 13:3-9
Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: “Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!”
inti dari pengajaran itu adalah investasilah di tempat yang subur.
yang paling bagus adalah kita tahu tempat yang subur itu di mana dan kita menabur di situ, tetapi masalahnya adalah kita tidak tahu tempat mana yang adalah tempat subur.
metoda yang paling dasar adalah metoda coba-coba. kembali lagi dasarnya adalah jangan langsung investasi besar2an, kalau para menager investasi menyebutnya dengan sebutan “money management”.
belajar dulu bedakan yang mana adalah jalanan, yang mana adalah tanah bebatuan, yang mana adalah tanah semak, yang mana adalah tanah subur.
Yohanes 10:10
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
hati-hati bila anda membeli emas ternyata telah banyak beredar jenis logam yang mirip emas bahkan tahan terhadap Nitrat ( NO3 ) namun ternyata bukan emas karena logam tersebut tertarik oleh magnet ada kemungkinan emas palsu tersebut hasil dari pengolahan limbah elektronik spt Komputer bekas,HDD,CPU,MB,HP.
HIGH RISK HIGH RETURN, LOW RISK LOW RETURN 
Banyak orang rugi dalam investasi di saham sehingga kebanyakan orang berkata bahwa investasi di saham sangat beresiko bahkan seperti judi, semakin tinggi resikonya semakin besar keuntungannya, semakin kecil resikonya semakin kecil resikonya. Hal ini benar bila Anda berspekulasi, salah bila Anda berinvestasi.
Di dunia ini segala sesuatu ada resikonya, bahkan berjalan kaki juga beresiko misalnya terpeleset, tersandung atau lainnya. Orang yang berjalan dengan mata tertutup tentu lebih besar resikonya daripada berjalan dengan mata terbuka, selain resiko terpeleset ada kemungkinan resiko menabrak tembok yang tadinya tidak ada. Sedangkan bila kita berjalan dengan mata terbuka lebar dan hati-hati, kita akan melihat jalanan licin yang bisa membuat kita terpeleset atau batu yang bisa membuat kita tersandung dan kita akan menghindarinya sehingga resiko menjadi semakin kecil bahkan menghilangkan resiko.
Jika ada sepuluh lembar kartu yang diletakkan di atas meja secara acak, tujuh lembar berwarna merah, tiga lembar berwarna biru dan Anda hanya diberi satu kali kesempatan untuk mengambil satu kartu. Bila Anda mengambil kartu berwarna merah Anda harus membayar 1000 rupiah, sedangkan bila Anda mengambil kartu berwarna biru Anda akan mendapat 1000 rupiah.
Berapakah peluang Anda mendapatkan uang 1000 rupiah dan berapakah peluang Anda rugi bila Anda mengambilnya dengan mata tertutup ? tentu saja peluang Anda untung adalah 30%, peluang Anda rugi adalah 70%.
Sekarang berapakah peluang Anda untung dan rugi mengambilnya dengan mata terbuka ? Maka sekarang peluang Anda untung menjadi 100%, peluang Anda rugi menjadi 0%.
Jadi besar kecilnya resiko tidak ada hubungannya dengan besar kecilnya keuntungan, tetapi berhubungan erat dengan besar kecilnya pengetahuan Anda. Semakin Anda tidak tahu semakin besar resiko Anda, semakin Anda tahu semakin kecil resiko Anda.
“jangan menaruh semua telur Anda dalam satu keranjang”, ini adalah ajaran terkenal di dunia investasi. hampir semua orang yg saya kenal mengajarkan hal yang sama.
mereka berkata bodoh jika menaruh semua telur Anda kedalam satu keranjang, jika terjadi sesuatu pada keranjang tersebut habislah seluruh telur Anda. jadi taruhlah telur Anda di banyak keranjang, supaya kalau terjadi sesuatu pada salah satu keranjang, Anda masih memiliki telur di keranjang yang lain.
sepertinya hal ini masuk akal, tetapi Warren Buffet mempunyai pandangan yang berbeda, menurut dia diversifikasi adalah perlindungan terhadap ketidaktahuan.
Dia berkata daripada menaruh telur2nya di beberapa tempat, dia lebih memilih menaruh semua telurnya di dalam sebuah keranjang tetapi perhatikan & jaga baik-baik keranjang itu.
saya jadi teringat dulu ketika kecil membaca komik kungfu berjudul KENJI, seorang gurunya berkata “Jangan takut kepada orang yang belajar banyak jurus kungfu, takutlah pada orang yang tekun belajar satu jurus kungfu”
1. Kompleksitas lebih memilih Kesederhanaan
Bila investasi, keep it simple. Lakukan apa yang mudah dan jelas.
Jika anda tidak mengerti bisnis, jangan membelinya.
2. Membuat Anda Memiliki Keputusan Investasi
Jangan mendengarkan broker, dengan analis, atau pundits. Figure it out for yourself.
Menjadi nilai investor. Ini membuktikan menjadi sangat bermanfaat teknik selama jangka panjang.
3. Tepat menjaga perangai
Membiarkan orang lain overreact ke pasar.
Untuk sukses di pasar, Anda hanya perlu biasa intelijen. Tapi di samping itu, Anda memerlukan jenis perangai untuk membantu Anda naik dari badai dan tetap pada rencana jangka panjang. Jika anda dapat tetap sejuk sedangkan panicking sekitar Anda, Anda dapat benar-benar berlaku.
4. Pasien akan
Kira 10 tahun, daripada 10 menit
Jangan diam di harga saham. Sebaliknya, yang mempelajari bisnis, dengan kemampuan dan penghasilan di masa depan.
Jika pertanyaan, “Berapa lama Anda menunggu?” – “Jika kita sedang berada di tempat yang tepat, kami akan menunggu tanpa batas,” kata Buffet.
5. Beli Bisnis, Bukan Saham
Setelah Anda masuk ke dalam bisnis yang tepat, Anda dapat membiarkan semua orang khawatir tentang pasar saham.
Bisnis kinerja merupakan kunci untuk memilih saham. Belajar jangka panjang merekam lagu dari setiap perusahaan yang ada di
Anda membeli daftar. Buffet mencari berikut lima hal utama sebelum investasi di sebuah perusahaan.
(i) Bisnis dia dapat memahami
(ii) Perusahaan baik dengan prospek jangka panjang
(iii) Bisnis dioperasikan oleh orang-orang jujur dan kompeten
(iv) Bisnis dengan harga sangat menarik
(v) Bisnis dengan gratis arus kas
Jangan berpikir tentang “saham dalam jangka pendek.” Pikirkan “bisnis dalam jangka panjang”.
6. Mencari Perusahaan yang merupakan Franchise
Beberapa perusahaan adalah “waralaba”. Franchise gratis menghasilkan arus kas.
7. Beli Low-Tech, Not High-Tech
Berhasil adalah investasi yang jarang gee-whiz kegiatan. Ada kurang sering tentang rockets dan laser dan lebih sering mengenai bata, karpet, cat, shaving blades dan isolasi.
Jangan tergoda oleh get-kaya-cepat bertindak melibatkan perusahaan yang relatif rumit (misalnya, perusahaan teknologi tinggi).
Mereka adalah yang paling tidak terduga dalam jangka panjang. Untuk melihat tidak adanya perubahan. Mencari bisnis yang hanya perubahan di masa mendatang akan melakukan lebih banyak usaha, misalnya Gillette Blades.
8. Anda berkonsentrasi Saham Investasi
J the “Noah’s Ark” gaya investasi – yaitu, sedikit ini, sedikit itu. Lebih kecil untuk memiliki jumlah investasi dengan lebih dari uang Anda di masing-masing.
Portofolio konsentrasi – yang berlawanan dari diversifikasi – juga mempunyai kuasa untuk memfokuskan pikiran.
Jika Anda meletakkan telur anda hanya dalam beberapa keranjang, Anda jauh lebih sedikit kemungkinan untuk melakukan investasi pada dorongan atau emosi.
9. Praktek aktivitas, Tidak Hyperactivity
Ada kali ketika melakukan sesuatu adalah tanda kecemerlangan investasi.
Jadi satu dekade dari pedagang, bukan pedagang hari.
10. Don’t Look at the Ticker
Tickers adalah tentang harga. Penanaman Modal adalah lebih banyak daripada harga. It is about value. It is about wealth.
Abstain dari melihat harga saham setiap hari. Bidang studi yang bermain dan bukan papan angka. Tahu nilai sesuatu daripada harga semuanya.
11. Lihat Downturns Pasar sebagai Peluang Membeli
Pasar downturns tidak blows tubuh mereka yang membeli peluang.
Mengubah investasi pikiran-set. Reprogram Anda berpikir. Belajar seperti tenggelamnya pasar karena menyajikan
membeli kesempatan besar. Menerkam ketika tiga variabel berkumpul. Ketika bisnis yang kuat dengan
kekal keuntungan kompetitif, manajemen yang kuat, dan harga saham yang rendah datang ke investasi layar.
12. Jangan ayun di Setiap Pitch
Bagaimana jika anda harus memprediksi bagaimana setiap saham dalam Standard & Poor’s (S & P) 500 akan dilakukan selama beberapa tahun?
Dalam skenario ini Anda memiliki kesempatan yang sangat miskin yang benar. Tetapi jika pekerjaan Anda adalah untuk menemukan hanya satu saham di antara 500 orang yang akan melakukannya dengan baik?
Dalam skenario ini direvisi Anda memiliki peluang bagus. Beberapa investasi yang baik adalah semua yang diperlukan.
13. Abaikan yang Makro; Fokus pada Mikro
Sesuatu yang besar – besar tren yang luar usaha – tidak masalah.
Ada hal-hal yang kecil, hal-hal yang bisnis tertentu, yang dihitung.
Mungkin membayangkan sebuah bencana alam yang begitu dahsyat pasar akan runtuh dan tidak memantul.
Eksternalitas tidak peduli – dan Anda tidak dapat memprediksi mereka, anyway. Dan apa yang dapat Anda lakukan tentang mereka?
Fokus pada apa yang dapat Anda ketahui: pada pekerjaan yang baik bisnis.
14. Take a Close Look at Management
Analisis dimulai – dan kadang-kadang berakhir – dengan satu pertanyaan kunci: Siapa yang berkuasa di sini?
Menilai manajemen tim sebelum anda berinvestasi. J berinvestasi di perusahaan yang memiliki catatan keuangan atau akuntansi shenanigans, (kreatif akuntansi, akuntansi penyulapan). Lemah akuntansi biasanya berarti lemah kinerja bisnis.
Kuat perusahaan tidak perlu memakai trik.
15. Ingat, The Emperor wears Pakaian Tidak di Wall Street
Wall Street adalah satu-satunya tempat di mana orang-orang pergi ke dalam Rolls Royce untuk mendapatkan nasihat dari orang-orang yang mengambil kereta bawah tanah.
Mengabaikan grafik.
Nilai investor tidak peduli dengan grafik. Berinvestasi seperti Benjamin Graham.
Graham kepada investor untuk “mencari perbedaan antara nilai bisnis dan harga potongan-potongan kecil yang bisnis di pasar.”
Ini adalah kunci untuk nilai investasi, dan ini jauh lebih produktif daripada pusing belajar mendapatkan ratusan grafik saham.
Dokumen yang paling menawarkan reksa dana berkata – kecil di cetak – yang sebelumnya tidak menjamin kinerja masa depan yang sukses.
Buffet mengatakan hal yang sama tentang pasar: Jika sejarah mengungkapkan jalan ke kekayaan, librarians akan kaya.
16. Praktek Berpikir Independen
Ketika berinvestasi, Anda harus berpikir secara mandiri.
Berpikir independen membuat salah satu dari banyak portofolio aset. Menjadi pintar tidak cukup baik, kata Buffet.
Lots of high-IQ orang korban jatuh ke menggumpulkan mentalitas. Independen berpikir adalah salah satu kekuatan besar dari Buffet.
Menjadikannya salah satu dari Anda sendiri.
17. Anda tinggal di Circle dari Kompetensi
Mengembangkan zona keahlian, operasi dalam zona.
Menuliskan industri dan bisnis yang Anda merasa paling nyaman.
Memperhinggakan Anda untuk investasi mereka.
18. Bursa Saham Abaikan Forecasts
Prakiraan jangka pendek dari harga saham atau obligasi yang sia-sia.
Mereka memberitahu lebih lanjut tentang cuaca dari mereka memberitahukan tentang masa depan.
Meluangkan waktu Anda akan menghabiskan mendengarkan prakiraan dan bukan menggunakannya untuk menganalisis bisnis merekam lagu.
Mengembangkan suatu strategi investasi yang tidak tergantung pada pergerakan dari keseluruhan pasar.
19. Memahami “Bapak Pasar “dan” Margin of Safety ”
What makes a good investor?
Yang baik adalah salah satu investor yang menggabungkan baik keputusan bisnis
dengan kemampuan untuk mengabaikan swings liar di pasar.
Ketika emosi mulai swirl, remember Ben Graham’s “Mr.Market” konsep, dan mencari “margin keselamatan”.
Pastikan Anda juga memahami konsep Buffet dari Bapak Pasar dan margin keselamatan.
Seperti Tuhan, pasar membantu orang-orang yang menolong diri mereka sendiri. Tetapi, tidak seperti Allah, pasar tidak mengampuni orang-orang yang “tidak tahu apa yang mereka lakukan”.
Menunggu waktu, dan menunggu untuk mendapatkan Bapak Pasar tertekan dan menurunkan harga saham yang cukup untuk menyediakan margin-ofsafety kesempatan membeli.
20. Menjadi takut ketika Lainnya Apakah serakah dan serakah Bila Lainnya Apakah takut
Anda dapat memperkirakan bahwa orang akan serakah, takut, atau bodoh.
Adalah masalah yang baru saja Anda tidak dapat meramalkan kapan atau dalam rangka apa.
Beli ketika orang-orang yang menjual dan menjual ketika orang-orang yang membeli.
21. Baca, Baca Lagi Beberapa, dan Kemudian Think
Pak Warren Buffet menghabiskan seperti enam jam sehari membaca dan satu atau dua jam pada telepon. Sisa waktu, ia berpikir.
Dia karena itu untuk mendapatkan nasihat dalam kebiasaan membaca. Hal yang terbaik untuk memulai adalah dengan membaca laporan tahunan Buffett dan huruf.
Akhirnya, membatasi waktu hanya untuk hal-hal bernilai membaca.
22. Semua Anda menggunakan daya kuda
Seberapa besar adalah mesin Anda, dan seberapa efisien Anda meletakkannya untuk bekerja?
Warren Buffett mengisyaratkan bahwa banyak orang telah “400 – daya kuda mesin” tetapi hanya 100 daya kuda output.
Orang pintar, dengan kata lain, sering membolehkan dirinya untuk mendapatkan perhatiannya dari tugas di tangan dan bertindak dalam cara-cara irasional.
Orang yang mendapat penuh output dari 200-kuda-mesin listrik, Buffett mengatakan, jauh lebih makmur.
Pastikan bahwa Anda memiliki hak panutan. Berusaha untuk rasional perilaku, kebiasaan yang baik dan benar tabiat.
Menuliskan kebiasaan, praktek dan filosofi yang akan membuat Anda sendiri.
Kemudian pastikan untuk melacak mereka dan akhirnya mereka sendiri.
Keuangan keberhasilan adalah “masalah hak memiliki kebiasaan”.
23. Belajar dari kesalahan yang mahal Lainnya
Hal ini sendiri harus jelas dan tidak ada komentar!
24. Menjadi Suara Investor
Buffet mengatakan bahwa Ben Graham adalah tentang “suara investasi”. Dia tidak cemerlang tentang investasi atau fads dan fashions, dan baik tentang suara adalah investasi yang dapat membuat Anda kaya jika anda tidak terlalu banyak yang terburu-buru, dan tidak pernah membuat Anda miskin.
Untuk menjadi investor suara, anda perlu mengembangkan kebiasaan investasi suara.
Selalu melawan kebisingan untuk mendapatkan kisah nyata.
Selalu latihan terus ditingkatkan.
It’s about mencari dan langkah atas “satu kaki rintangan” daripada mengembangkan keterampilan luar biasa diperlukan untuk sevenfoot rintangan.
Berikut adalah beberapa aspek yang sangat menarik hidupnya:
1. Ia membeli saham yang pertama terjual pada usia 11 dan sekarang ia menyesalkan bahwa ia mulai terlambat!
2. Ia membeli sebuah peternakan kecil pada usia 14 dengan memberikan tabungan dari koran.
3. Dia masih hidup di dalam yang sama, 3-kamar kecil di rumah midtown Omaha yang dia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu. Dia mengatakan bahwa ia memiliki segala kebutuhan dia di rumah. Rumahnya tidak memiliki dinding di sekelilingnya atau pagar.
4. Dia sendiri drive mobil di mana-mana dan tidak ada driver atau keamanan orang-orang di sekelilingnya.
5. Dia tidak pernah perjalanan oleh jet pribadi, walaupun ia memiliki terbesar di dunia jet perusahaan swasta.
6. Nya perusahaan, Berkshire Hathaway, memiliki 63 perusahaan. Dia hanya menulis satu surat setiap tahun ke CEOs dari perusahaan, sehingga tujuan mereka untuk tahun. Ia tidak pernah mengadakan rapat atau memanggil mereka secara berkala. Dia telah diberikan-Nya CEO dari hanya dua peraturan. Peraturan nomor 1: Jangan kehilangan salah satu pemegang saham dari uang Anda. Rule number 2: Jangan lupa aturan nomor 1.
7. Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat yang tinggi keramaian. Nya setelah ia mendapat hiburan rumah yang membuat dirinya beberapa popcorn dan menonton televisi.
8. Bill Gates, terkaya di dunia manusia, dia bertemu untuk pertama kalinya hanya 5 tahun yang lalu. Bill Gates tidak berpikir ia sesuatu kesamaan dengan Warren Buffet (selain uang). Jadi, dia telah dijadwalkan pertemuan itu hanya selama setengah jam. Tetapi ketika Gates bertemu dia, pertemuan yang berlangsung selama sepuluh jam dan Bill Gates menjadi penggemar dari Warren Buffet.
9. Warren Buffet tidak membawa ponsel, dan tidak memiliki komputer di meja.
Nya nasihat kepada orang-orang muda:
Membaca
Tinggal jauh dari kartu kredit, Investasi di sendiri. Dia sudah siap, bagaimanapun, dan sehingga secara teratur, untuk garis besar umum dari prinsip-prinsip investasi suara. Ini ada tema yang konsisten dan dapat ikut seperti ini.
A. Uang tidak menciptakan manusia, tetapi ia adalah manusia yang menciptakan uang.
B. Live your life as simple as you are.
C. Don ‘t do what others say. Hanya mendengarkan mereka, tetapi apa yang membuat Anda merasa baik.
D. Don ‘t go on brand name. Memakai hal-hal di mana Anda merasa nyaman.
E. Don ‘t waste your money pada hal-hal yang tidak perlu. Pakai untuk orang-orang yang benar-benar sedang membutuhkan.
F. Setelah semua, it’s your life. Mengapa memberikan kesempatan lain untuk memerintah hidup Anda.
G Jangan pernah berinvestasi dalam bisnis Anda tidak dapat memahami.
Selalu H berinvestasi untuk jangka panjang.
Saya Wall Street adalah satu-satunya tempat orang-orang yang naik ke dalam sebuah Rolls-Royce untuk mendapatkan nasihat dari orang-orang yang mengambil kereta bawah tanah.
J Jika Anda melakukan sesuatu yang Anda suka, Anda akan lebih cenderung untuk menempatkan Anda semua ke dalamnya, dan yang umumnya equates untuk membuat uang.
K Kebanyakan orang tertarik mendapatkan saham ketika semua orang itu. Waktu untuk mendapatkan tertarik adalah bila tidak ada orang lain yang. Anda tidak dapat membeli apa yang populer dan melakukannya dengan baik.
L Dalam jangka pendek, pasar merupakan mesin voting tetapi dalam jangka panjang merupakan mesin berat ‘.
1. cari lokasi yg relatif dekat dengan kampus / pusat belanja (strategis)
2. cari / bangun tempat yang kamarnya banyak & layak huni
3. tawar harganya murah, kalau kurang modal (gak kurang modal juga) bayar DPnya, sisanya KPR. (bank tidak peduli apakah rumah tersebut kos-kosan atau bukan)
4. hitung2an uang bulanan kos-kosan harus menutupi biaya operational & cicilan KPR
5. tawarkan & sewakan
Kredit subprima atau dalam istilah asing disebut subprime lending, ataupun sering juga disebut B-Paper (surat utang peringkat “B”) , near-prime (mendekati prima) atau pinjaman “second chance”(kesempatan kedua), adalah suatu istilah yang digunakan pada praktek pemberian kredit kepada peminjam (debitur) yang tidak memenuhi persyaratan kredit untuk diberikan pinjaman berdasarkan suku bunga pasar oleh karena debitur tersebut memiliki “catatan kredit” yang kurang baik. Kredit subprimer ini sangat beresiko baik bagi pemberi pinjaman (kreditur) maupun bagi peminjam (debitur) oleh karena kombinasi antara tingginya suku bunga yang dikenakan, catatan kredit yang buruk, dan kerap kali dalam permohonan kredit ditemui pula situasi keuangan debitur yang kurang baik.
Sebab tingginya resiko yang dihadapi pemberi pinjaman maka kredit subprima ini ditawarkan dengan pengenaan suku bunga yang lebih tinggi daripada suku bunga kredit yang berlaku secara umum bagi kredit dengan peringkat “A” (A-paper). Pinjaman subprima dapat ditemui pada berbagai instrumen kredit termasuk juga pada kredit pemilikan rumah, kredit pemilikan mobil, kartu kredit, dan lain-lain.
Pemrakarsa kredit subprima ini di Amerika sangat berperan besar dalam peningkatan kredit kepada konsumen yang tidak memiliki akses ke pasar kredit. Namun para penentang mengecam industri kredit subprima ini sebagai suatu praktek lintah darat yang mencari sasaran debitur yang tidak memiliki daya untuk melunasi pinjamannya dalam jangka yang lama. Kecaman ini meningkat sejak tahun 2006 sebagai reaksi atas meningkatnya krisis dalam industri kredit subprima di Amerika, dimana ratusan ribu debitur telah dinyatakan gagal bayar dan beberapa debitur subprimer besar sudah dinyatakan pailit.
Walaupun tidak ada suatu profil kredit resmi yang dapat digunakan sebagai kriteria debitur subprima, namun kebanyakan debitur subprima ini memiliki nilai kredit dibawah 660.
Kredit pemilikan rumah (KPR) subprima atau juga disebut subprime mortgages, adalah kredit subprima dengan jaminan berupa “hak tanggungan” . Sebagaimana pada umumnya kredit subprimer maka kredit subprimer jenis ini adalah ditentukan berdasarkan jenis nasabah. Menurut John Lonski, kepala ekonomi pada Moody’s In vestors Service,walaupun tidak semua kredit pemilikan rumah masuk dalam kategori ini, sekitar 21% dari seluruh kredit pada rentang tahun 2004 dan 2006 adalah merupakan pinjaman KPR subprima naik 9% dibandingkan periode 1996 hingga 2004. Keseluruhan KPR subprima bernilai 600 Milyar USD pada tahun 2006, atau senilai 1/5 dari pasar KPR Amerika.
Terdapat beberapa jenis KPR subprima ini termasuk :
KPR dengan hanya membayar bunganya saja, dimana peminjam diperkenankan untuk melakukan pembayaran hanya atas bunga pinjaman saja selama jangka waktu tertentu (biasanya antara 5-10 tahun);
Pilihan pembayaran (pick a payment), dimana peminjam dapat menetapkan pembayaran bulanannya apakah pembayaran penuh, bunga saja, atau pembayaran minimum yang lebih rendah daripada pembayaran yang diharuskan guna menurunkan saldo pinjaman;
KPR dengan bunga yang ditetapkan dimuka yang dengan cepat menyesuaikan terhadap variabel bunga. KPR jenis ini sangat terkenal dikalangan pemberi pinjaman subprima sejak periode tahun 1990. Produk dalam kelompok ini termasuk pinjaman yang disebut “kredit 2-28, yang menawarkan suku bunga pinjaman rendah dimuka yang bersifat tetap untuk 2 tahun pertama dan setelah itu suku bunganya akan naik lebih tinggi untuk sisa masa pinjaman ( dalam hal ini hingga tahun ke 28 )
Diawali pada akhir tahun 2006, industri KPR subprima di Amerika memasuki suatu masa yang disebut “masa kehancuran KPR subprima”. Tingginya angka penyitaan jaminan KPR subprimer ini telah menyebabkan lebih dari 24 perusahaan pemberi pinjaman KPR subprima mengalami kepailitan, salah satunya adalah perusahaan terkemuka yaitu New Century Financial Corporation, yang merupakan perusahaan KPR subprima terbesar kedua di Amerika. Kehancuran dari perusahaan-perusahaan KPR subprima ini telah mengakibatkan harga pasar saham berbasis Real estate investment trust senilai 6.5 triliun USD jatuh dan membawa pengaruh meluas terhadap bursa saham Amerika serta ekonomi secara keseluruhan. Kris ini masih berlanjut terus dan telah mendapatkan perhatian serius dari media massa di Amerika serta pembuat undang-undang pada awal tahun 2007.
Beberapa peneliti atas kasus hancurnya industri subprima ini melemparkan kesalahan semuanya ini terhadap praktek “lintah darat” dari debitur subprima dan kurang efektifnya pengawasan pemerintah. Peneliti lain menyalahkan pialang KPR yang dikendalikan oleh debitur guna memperoleh KPR yang sebenarnya tidak layak, para penilai kredit yang menaikkan nilai taksasi rumah, dan investor bursa saham Wall Street yang tidak melakukan verifikasi atas kelayakan hutang yang menjadi aset dasar pada Efek Beragun Aset subprima. Debitur subprima juga dikecam atas perbuatannya menanda tangani perjanjian kredit yang mereka tidak mungkin dapat memenuhinya.
Banyak laporan atas krisis yang mencatat bahwa jatuhnya harga rumah sejak tahun 2005 turut berperan penting dalam kejatuhan industri KPR subprimer ini. Pada waktu harga rumah mengalami kenaikan sejak tahun 2000 hingga 2005, debitur yang memiliki kesulitan dalam pembayaran hutangnya padahal ia memiliki kekayaan berupa rumah, maka mereka mengambil jalan pintas dengan cara pembiayaan kembali (refinance) atau menjual rumah mereka. Namun sewaktu harga rumah jatuh pada banyak negara bagian di Amerika maka strategi ini menjadi kurang bermanfaat lagi bagi para debitur subprima.
Beberapa pakar industri menyatakan bahwa krisi ini akan makin memburuk. Lou Ranieri dari Salomon Brothers, memperingatkan bahwa penemu / pencetus pasar efek beragun aset pada tahun 1970an, telah memperingatkan tentang akibat dikemudian hari atas gagal bayarnya KPR Seorang pengacara hak konsumen, Irv Ackelsberg meramalkan dalam testimoni kepada Komite Perbankan Senat Amerika bahwa 5 juta penyitaan akan terjadi pada beberapa tahun kemudian disebabkan oleh suku bunga KPR subprimer yang diberikan pada tahun 2004 dan 2005 akan naik sesuai dengan syarat kredit yang disepakati yaitu kenaikan dari suku bunga tetap setelah periode 2 tahun. Other experts have raised concerns that the crisis may spread to the so-called Alternative-A (Alt-A) mortgage sector, which makes loans to borrowers with better credit than subprime borrowers at not quite prime rates.
Beberapa ekonom termasuk Ketua Federal Reserve Board Alan Greenspan, menyatakan keprihatinannya bahwa krisis KPR subprima ini akan membawa dampak pada industri perumahan dan bahkan pada keseluruhan ekonomi Amerika. Pada keadaan ini, antisipasi gagal bayar pada pada KPR subprimer dan diperketatnya standar kredit merupakan faktor gabungan yang menurunkan nilai rumah, dan membuat pemilik rumah merasa kekayaannya menyusut sehingga akhirnya mereka akan menurunkan secara bertahap belanja mereka yang akan mempelemah ekonomi. Edward Leamer seorang ekonom UCLA, meragukan bahwa harga rumah akan jatuh secara dramatis sebab kebanyakan pemilik rumah tidak akan mau menjual rumahnya tetapi menurut perkiraannya harga rumah akan tetap stabil atau agak tertekan untuk 3 atau 4 tahun kedepan.
Dengan terungkapnya krisi dan prediksi akan penguatan mulai meningkat, beberapa pembuat undang-undang dari Partai Demokratik seperti Senator Charles Schumer, Robert Menendez, dan Sherrod Brown menyarankan bahwa pemerintah Amerika harus menawarkan pembiayaan untuk mengatasi debitur bermasalah tersebut kehilangan rumahnya. Beberapa ekonom mengecam proposal penalangan hutang tersebut dengan mengatakan bahwa hal itu dapat berpengaruh dari terjadinya lebih banyak lagi kasus gagal bayar ataupun mendorong dilakukannya lebih banyak lagi pinjaman beresiko
sumber wikipedia
my blog